January 22, 2011 at 12:35 am (diagnosa LAN)


Firewall

Firewall atau tembok-api adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah tembok-api diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dan jaringan lainnya. Tembok-api umumnya juga digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, istilah firewall menjadi istilah lazim yang merujuk pada sistem yang mengatur komunikasi antar dua jaringan yang berbeda. Mengingat saat ini banyak perusahaan yang memiliki akses ke Internet dan juga tentu saja jaringan berbadan hukum di dalamnya, maka perlindungan terhadap modal digital perusahaan tersebut dari serangan para peretas, pemata-mata, ataupun pencuri data lainnya, menjadi hakikat.
Jenis-jenis Firewall
Firewall terbagi menjadi dua jenis, yakni sebagai berikut
• Personal Firewall: Personal Firewall didesain untuk melindungi sebuah komputer yang terhubung ke jaringan dari akses yang tidak dikehendaki. Firewall jenis ini akhir-akhir ini berevolusi menjadi sebuah kumpulan program yang bertujuan untuk mengamankan komputer secara total, dengan ditambahkannya beberapa fitur pengaman tambahan semacam perangkat proteksi terhadap virus, anti-spyware, anti-spam, dan lainnya. Bahkan beberapa produk firewall lainnya dilengkapi dengan fungsi pendeteksian gangguan keamanan jaringan (Intrusion Detection System). Contoh dari firewall jenis ini adalah Microsoft Windows Firewall (yang telah terintegrasi dalam sistem operasi Windows XP Service Pack 2, Windows Vista dan Windows Server 2003 Service Pack 1), Symantec Norton Personal Firewall, Kerio Personal Firewall, dan lain-lain. Personal Firewall secara umum hanya memiliki dua fitur utama, yakni Packet Filter Firewall dan Stateful Firewall.
• Network Firewall: Network ‘‘’’Firewall didesain untuk melindungi jaringan secara keseluruhan dari berbagai serangan. Umumnya dijumpai dalam dua bentuk, yakni sebuah perangkat terdedikasi atau sebagai sebuah perangkat lunak yang diinstalasikan dalam sebuah server. Contoh dari firewall ini adalah Microsoft Internet Security and Acceleration Server (ISA Server), Cisco PIX, Cisco ASA, IPTables dalam sistem operasi GNU/Linux, pf dalam keluarga sistem operasi Unix BSD, serta SunScreen dari Sun Microsystems, Inc. yang dibundel dalam sistem operasi Solaris. Network Firewall secara umum memiliki beberapa fitur utama, yakni apa yang dimiliki oleh personal firewall (packet filter firewall dan stateful firewall), Circuit Level Gateway, Application Level Gateway, dan juga NAT Firewall. Network Firewall umumnya bersifat transparan (tidak terlihat) dari pengguna dan menggunakan teknologi routing untuk menentukan paket mana yang diizinkan, dan mana paket yang akan ditolak.
Fungsi Firewall
Secara fundamental, firewall dapat melakukan hal-hal berikut:
• Mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan
• Melakukan autentikasi terhadap akses
• Melindungi sumber daya dalam jaringan privat
• Mencatat semua kejadian, dan melaporkan kepada administrator
Mengatur dan Mengontrol Lalu lintas jaringan
Fungsi pertama yang dapat dilakukan oleh firewall adalah firewall harus dapat mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan yang diizinkan untuk mengakses jaringan privat atau komputer yang dilindungi oleh firewall. Firewall melakukan hal yang demikian, dengan melakukan inspeksi terhadap paket-paket dan memantau koneksi yang sedang dibuat, lalu melakukan penapisan (filtering) terhadap koneksi berdasarkan hasil inspeksi paket dan koneksi tersebut.

Sumber
http://id.wikipedia.org/wiki/Firewall

Dedicated Router

Dedicated router adalah router yang fungsi dan modelnya sudah ditentukan olehvendornya. kita dapat mengkonfigurasi router itu tergantung dengan konfigurasi ygtelah disediakan dari vendor dan kita tidak dapat mengubah port pada router apabiladari vendor tidak diperbolehkan.Vendor yang biasa memproduksi dedicated router diantaranya Cisco, BayNetworks,3Com dan lain-lain. Namun, dari sekian banyak vendor yang ada, Vendor DedicatedRouter yang paling popular adalah Cisco.Alasan mengapa orang ataupun lembaga/perusahaan menggunakan dedicated routeradalah sebagai berikut :1.

Stabilitas, karena lebih spesifik melakukan tugas sebagai router dari pada sebuah PCyang melakukan tugas sebagai router.2.

Memiliki banyak alternatif koneksi.3.

Keamanan karena mendukung pemfilteran paket data.4.

Kemudahan, karena dioperasikan menggunakan Internetwork OperatingSystem(IOS).5.

Praktis dan fleksibel dalam penempatan.Namun Dedicated router juga memiliki kekurangan, yaitu:1.

Harganya relative lebih mahal2.

Untuk yang Non modular router Port dan interfacenya sudah ditentukan, jadi kitatidak dapat menambahnya.

Dedicated Router ada 2 macam, yaitu:1) Modular Router2) Non Modular RouterPerbedaanya:”In modular router the interfaces are not fixed so that we wilkl be able to installed cardslatter on this router. But in case of non modular router the interfaces are fixed, wecannot able to add ports/interfaces latter on.”Artinya:Pada Modular router, kita dapat menambah atau mengurangi interface pada routersewaktu-waktu. tetapi pada Non modular router, interfacenya tidak dapatditambah/dikurangi karena sudah ditetapkan oleh vendor.Contoh Modular Router:Cisco 1721 Modular Access RouterCisco 1760 Modular Access RouterCisco 1841 Modular Access Router

Sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: