Laporan Praktikum Enkapsulasi

August 13, 2010 at 10:35 am (diagnosa LAN)


  • · RENCANA PRAKTEK

Dalam praktikum kali ini, kelompok kami akan mempraktekan enkapsulasi atau pengiriman data menggunakan wireshark dengan aplikasi web browser OPERA.

  • · KEBUTUHAN PRAKTEK
    • o PC
    • o Koneksi internet
    • o Aplikasi wireshark
    • o Web browser
  • · LANGKAH DAN HASIL PRAKTEK
    • o Buka web browser
    • o Masukan situs internet yang akan di amati (kompas.com)
  • o Buka aplikasi wireshark
  • o Pada menu bar, klik capture

  • o Lalu pilih interface, klik start

  • o Maka akan tampil tampilan seperti berikut

  • o Ketikan pada filter “http”

Maka akan tampil protocol HTTP saja.

  • o Pilih salah satu protocol http

Sebelum kita mengamati PDU, terlebih dulu kita mengetahui salah satu contoh proses pengiriman data yang ada pada Http. Di atas terlihat IP sources 202.146.4.64( sources ) dengan destination 172.16.16.30( destination. kemudian pada baris selanutnya IP 172.16.16.30 ( sources ) dan 202.146.4.64 ( sebagai destination

  • o Amati PDU tersebut

  • o Di tab frame 164, amati protokol

Dari gambar di atas dapat diketahui :

– Waktu berlangsungnya proses: pada tanggal 31 July 2010

-“Coloring Rule Name” nya adalah HTTP

-Nomber framenya adalah 164

-panjang framenya yaitu 616 bytes

-port Server adalah 80

Penjelasan:
a. HTTP (HyperText Transfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (WWW).

b. FTP (File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) Browsing dall.

c. TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)merupakan standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet.

  • o Di tab Ethernet II, amati DNS

Dari gambar diatas dapat diketahui :

-MAC address komputer adalah = Intel-hf_f2:27:74 (00:a0:c9:f2:27:74 )

-Komputer server = Azurway_78:7d:35 (00:22:43:78:7d;35)

Penjelasan:

Mac address dibuat oleh pembuat kartu jaringan. 24 bit pertama dari MAC address merepresentasikan siapa pembuat kartu tersebut, dan 24 bit sisanya merepresentasikan nomor kartu tersebut. Setiap kelompok 24 bit tersebut dapat direpresentasikan dengan menggunakan enam digit bilangan heksadesimal, sehingga menjadikan total 12 digit bilangan heksadesimal yang merepresentasikan keseluruhan MAC address. Berikut merupakan tabel beberapa pembuat kartu jaringan populer dan nomor identifikasi dalam MAC Address.

Nama-nama vendor Alamat MAC:
a.Cisco Systems
00 00 0C
b.Cabletron Systems
00 00 1D
c.International Business Machine Corporation
00 04 AC
d.3Com Corporation
00 20 AF
e.GVC Corporation
00 C0 A8
f.Apple Computer
08 00 07
g.Hewlett-Packard Company
08 00 09

  • o Di tab internet protocol amati ip addressnya

Dari gambar diatas dapat diketahui:

-Internet protokol : IPv4

Penjelasan:

Selain versi 4 ada juga Alamat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IP versi 6 adalah 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A.

Di tab transmission control protocol, amati source port & destination port

Dari gambar di atas dapat diketahui :

-Port yang diguakan komputerr = 49536

-Port server = 80

  • o Di tab http, amati user agen

Dari gambar di atas dapat diketahui:

  • · ANALISA HASIL PRAKTEK

Dari hasil praktek yang kami lakukan

1. Versi yang digunakan saat proses enkapsulasi tersebut adalah versi 4 kemungkinan besar tidak bisa menggunakan versi lain dalam pelaksanaannya. Karena source dan destination IP nya menggunakan versi 4 (IPV4). Source IP 202.169.62.3 dan destination IP 172.16.16.13

2. Proses enkapsulasi menggunakan system pengiriman data half duplex

3. Untuk portnya kemungkinan besar untuk pemroses yang menggunakan kinerja protokol Http dan (KOMPAS.com) “sumber informasinya” sebagai source adalah pasti 80, sama halnya dengan protokol DNS yang portnya 53 apabila sourcenya (KOMPAS.com) dan menggunakan protokol DNS sebagai pemrosesnya. Lain halnya apabila yang menjadi sourcenya adalah kita atau pengguna yang memanggil atau (KOMPAS.com) berada didestination maka apabila (KOMPAS.com) menjadi destination portnya menjadi 80 dibagian destionationnya

4. Samahalnya dengan point 2. Port 4192 bisa ada dibagian destination atau disource. Apabila kita (Pengguna) berada di bagian source maka port sourcenya 4192, sebaliknya apabila kita (pengguna) statusnya ada didestination maka port 4192 ada di bagian destination.

Kesimpulan

Dari hasil praktek diatas dijelaskan bahwa proses enkapsulasi menggunakan system pengiriman data half duplex. Karena dalam pengirimannya dilakukan scara bergantian. Dalam satu web pages saja terdapat banyak proses pengiriman atau permintaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: