July 30, 2010 at 1:07 pm (diagnosa LAN)


enkapsulasi &  dekapsulasi

Pemakai (End user) berinteraksi dengan lapisan aplikasi dan mengirim data (message) melalui lapisan tersebut.
Data (Message) ini kemudian dikirim ke lapisan dibawahnya yaitu presentasi dan sesi.
Memasuki lapisan transport, data ini kemudian dikemas dengan menambah informasi tentang protokol di lapisan tersebut. Informasi ini disebut sebagai header.
Pembungkusan header ini disebut sebagai ENKAPSULASI dan pada layer 4 disebut sebagai SEGMENT
Segment selanjutnya dikirim ke lapisan network sebagai DATA. Kembali data tersebut dikemas dengan informasi yang relevan untuk layer 3 berupa Header.

Pada lapisan Network, layer 3 header dan data disebut PAKET.
Memasuki layer 2 paket tersebut kembali diberikan informasi yang disebut layer 2 Header dan Trailer. Data ini kemudian disebut sebagai FRAME .
Fragmen kemudian memasuki layer 1 dan diubah menjadi bitstream yang akhirnya ditransmisikan ke tujuan.
Pada tujuan, bitstream ini kemudian diubah menjadi FRAME.
Frame trailer dan header dibuka kemudian dilepas dan kirim ke layer 3 sebagai PAKET.
Paket selanjutnya melepas header dan mengirim data tersebut ke layer 4 sebagai SEGMENT.
Segment kemudian melepas header layer 4 dan memberikan DATA ke layer 5,6,7 yang akhirnya diterima oleh User sebagai data.
Proses pelepasan Header dari layer ke layer disebut sebagai DEKAPSULASI

bingung, kan??? berikut contoh sederhananya :

CONTOH SEDERHANA ENKAPSULASI & DEKAPSULASI

proses enkapsulasi & dekapsulasi hampir sama ketika kita akan mengirimkan surat, anda menulis isi surat dengan maksud memberi informasi kepada penerima, bukan? nahh,, tentu saja agar informasi tersebut dapat dikirim dan dapat diterima oleh si penerima, surat tersebut harus dikirimkan PAK POS, agar PAK POS dapat mengirimkan surat tersebut, anda perlu membungkus surat tersebut dengan amplop, dan menuliskan alamat yang akan di tuju. dengan begitu PAK POS dapat  mengirimkannya, nah,, proses ini dinamakan ENKAPSULASI atau proes pembungkusan data.

ketika surat telah sampai pada si penerima, maka si pesnerima tidak membutuhkan lagi amplop, dan kertas surat tersebut. si penerima hanya membtuhkan isi dari surat yang anda kirimkan, maka untuk memahami isinya, si penerima akan membuka amplop dan membaca isinya, proses ini dinamakan DEKAPSULALSI atau membuang data tambahan yang dikirim oleh pengirim karena memang sudah tidak di butuhkan.

gimana udah ada pencerahan??
PROTOKOL

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.

Protokol perlu diutamakan pada penggunaan standar teknis, untuk menspesifikasi bagaimana membangun komputer atau menghubungkan peralatan perangkat keras. Protokol secara umum digunakan pada komunikasi real-time dimana standar digunakan untuk mengatur struktur dari informasi untuk penyimpanan jangka panjang.

Sangat susah untuk menggeneralisir protokol dikarenakan protokol memiliki banyak variasi didalam tujuan penggunaanya. Kebanyakan protokol memiliki salah satu atau beberapa dari hal berikut:

  • Melakukan deteksi adanya koneksi fisik atau ada tidaknya komputer atau mesin lainnya.
  • Melakukan metode “jabat-tangan” (handshaking).
  • Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan.
  • Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan.
  • Bagaimana format pesan yang digunakan.
  • Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna.
  • Mendeteksi rugi-rugi pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya
  • Mengakhiri suatu koneksi.

Untuk memudahkan memahami Protokol, kita mesti mengerti Model OSI. Dalam Model OSI terdapat 7 layer dimana masing-masing layer mempunyai jenis protokol sesuai dengan peruntukannya.

Prinsip-prinsip Desain Protokol

Dalam membuat protokol ada tiga hal yang harus dipertimbangkan, yaitu efektivitas, kehandalan, dan Kemampuan dalam kondisi gagal di network.

Standarisasi Protokol

Agar protokol dapat dipakai untuk komunikasi diberbagai pembuat perangkat maka dibutuhkan standarisasi protokol. Banyak lembaga dunia yang bekerja untuk standarisasi protokol. Yang saat ini banyak mengeluarkan standarisasi protokol yaitu IETF, ETSI, ITU, dan ANSI.

SUMBER :

http://www.rpraja.co.cc/2010/06/ethernet-dan-hub.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_jaringan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: